Saat Berkendahara di Malam Hari, Lebih Waspada
Meski tidak kepanasan dan kondisi jalan lebih sepi, berkendara di malam hari memiliki dampak negatif. Tips berkendara melewati hujan pada malam hari.
Untuk menghindari kemacetan dan panas dijalan pada siang hari menjadikan berkendara malam hari cukup banyak dipilih sebagian orang.
Berkendara di malam hari terasa lebih plong karena jumlah kendaraan yang lebih sedikit membuat mobil bisa melaju dengan lebih lancar. Tetapi Sobat tetap harus meningkatkan kewaspadaan ya ketika berkendara mengingat pencahayaan yang lebih sedikit dibanding saat siang. Terlebih lagi ketika bertemu situasi hujan saat berkendara di malam hari.
Keadaan tersebut tentu saja membuat masalah dalam jarak pandang atau pengelihatan kita. Melihat ke arah depan serta spion menjadi tidak maksimal. Kemudian sorot lampu dari arah depan selain membuat silau tetapi juga memantulkan cahaya dari genangan air dijalan kemudian membias pada titik-titik air di kaca mobil.
Yuk lebih waspada Sob saat berkendara di malam hari, apalagi jika menempuh perjalanan jauh. Sebab jarak pandang yang terbatas bisa jadi akan meningkatkan potensi kecelakaan. Nah untuk menghindari hal itu ada beberapa tips nih yang perlu kamu perhatikan, yuk kita simak…
A. Jaga Jarak Aman
Berbeda dengan siang hari, berkendara di malam hari membuat lebih sulit untuk melihat keberadaan kendaraan lain di depan karena pencahayaan yang lebih minim. Oleh sebab itu, jaga jarak aman dengan kendaraan lain sebagai langkah antisipasi jika kendaraan di depan mengerem secara tiba-tiba.
Dengan adanya jarak aman, Sobat bisa memiliki waktu untuk mengerem dan menghindari tabrakan. Pastikan juga kondisi ban masih dalam keadaan bagus ya Sob untuk mencegah ban slip ketika terjadi pengereman.
B. Kurangi Kecepatan
Tetap jaga kecepatan dalam batas normal ya Sob meskipun dapat ngebut di jalanan karena pada malam hari lebih sepi kendaraan. Jika terbiasa mengemudi dalam kecepatan 80-100km/jam di siang hari maka melajulah dengan kecepatan di bawah itu saat mengendara di malam hari.
Dengan kecepatan normal kita bisa lebih mudah untuk mengendalikan mobil, terlebih saat berkendara pada malam hari. Untuk menambah keamanan berkendara Sobat juga dapat memposisikan mobil untuk tetap berada di tengah pada lajur kiri jalan.
C. Cek Kondisi Kendaraan Sebelum Berangkat
Selain memastikan bekal selama di perjalanan, sobat juga harus mengecek kondisi mobil sebelum berangkat. Selain kondisi ban serta rem yang harus oke, untuk menghadapi hujan saat berkendara di malam hari kondisi wiper serta AC juga harus mumpuni Sob.
Untuk mengetahui baik atau tidaknya kondisi wiper bisa dilihat dari kemampuan saat menyapu air di dkaca. Pastikan dalam sekali sapuan wiper tidak menyisakan tik-tik air. Selanjutnya perhatikan juga kondisi AC, ketika AC tidak berjalan baik di saat hujan nanti dapat menyebabkan kaca mobil mudah berembun.
D. Pastikan Tubuh Dalam Kondisi Fit
Bagi yang belum terbiasa berkendara pada malam hari, beraktivitas di malam hari tidak sesuai dengan siklus tubuh manusia. Jangan memaksakan diri untuk mengemudi apalagi dalam perjalanan jauh saat malam hari, terlebih jika kondisi tubuh tidak fit.
Rasa lelah dapat mengurangi fokus ketika berkendara. Begitu juga jika kamu mengonsumsi obat-obatan dari dokter yang menyebabkan kantuk. Disarankan untuk tidak mengatasi kantuk dengan mengonsumsi minuman energi, meskipun memberikan rasa boost yang cepat tetapi drop-nya juga lho…
Hal ini membuat tubuh merasa fit padahal sudah drop, dampaknya bisa terjadi microsleep! Apabila di tengah perjalanan Sobat merasa lelah atau lapar maka sebaiknya segera mencari rest area untuk memulihkan energi, baru kemudian melanjutkan perjalanan dengan kondisi tubuh yang fit.
Selain hal diatas, untuk dapat lebih meningkatkan keamanan di jalan ada baiknya Sobat mengajak teman atau keluarga untuk menemani perjalanan. Dan yang juga tidak kalah penting adalah membagikan informasi ini kepada calon konsumen kamu ya Sob. Drive safely Sobat…













